Selasa, 29 Januari 2013

Murbei Pakan Ulat Sutera

Daun Murbei biasa diberikan sebagai pakan ulat sutera. Agar usaha budidaya ulat sutera berjalan lancar, maka harus disediakan daun murbei secara kontinu. Cara bertanam yang terencana penting untuk dapat memasok daun murbei secara teratur.

Karena makanannya hanya daun murbei, maka usaha pemeliharaan ulat sutera sangat tergantung kepada tanaman ini. Thaun 1991, di daerah Lampung dicoba memberi makan ulat sutera dengan daun singkong. Sampel ulat yang dipelihara dengan pakan daun singkong ternyata bisa hidup normal, menghasilkan kepompong, menjadi serangga dewasa dan mampu bertelur. Namun, terobosan yang dilakukan oleh BPP Teknologi Lmpung ini baru dalam tahap penelitiab. Bila langkah ini ternyata berhasil, maka kegiatan pemeliharaan ulat sutera akan lebih gampang. Daun singkong yang banyak terdapat di Indonesia, bahkan sampai dibuang-buang, dapat dimanfaatkan sebagai pengganti daun murbei.

Produksi daun murbei di Indonesia sangat rendah, sekitar 6 ton/ha/th. Sebenarnya produksi yang baik bisa mencapai 18 ton/ha/th. Hasil daun yang dianggap cukup paling tidak 9 ton/ha/th.

Tanaman murbei tidak menuntut persyaratan ketinggian tempat tertentu, sebab ketinggian berapa pun murbei bisa tumbuh, dari nol sampai lebih dari seribu meter dpl.  Krenannya, di beberapa tempat di Indonesia banyak ditemukan murei tumbuh secara liar.  Ulat sutera lebih cocok berkembang biak di tempat yang beriklim sejuk, sehingga murbei paling ideal ditanam pada ketinggian 400-800 meter dpl. Derah yang mempunyai temperatur rata-rata 21-23 derajat celsius sangat cocok untuk murbei. Tanah sebaiknya memilih pH di atas 6, teksturnya gembur, ketebalan lapisan olah paling tidak 50 cm. Tanah yang subur tentu akan memberikan dukungan pertubuhan yang baik. Walaupun begitu, tanah yang kurang subur bisa dibantu dengan dosis pemupukan yang tepat.

Bila menanam murbei harus diketahui "pantangannya". Jangan menanam tembakau di dekat lahan, jaraknya harus lebih dari 100 meter. Racun dan bau pada tembakau dapat berpengaruh terhadap daun murbei sehingga ulat bisa keracunan. Selain tembakau, tanaman lain yang memiliki senyawa racun adalah cabai.

Lokasi penanaman murbei sebaiknya daerah yang belum tercemar. Jauh dari aliran sungai yang mengandung limbah pabrik. Pohon-pohon yang tinggi, gedung-gedung atau pepohonan rimbun krang baik bila terdapat di sekitarnya. Lahan yang baik untuk ditanami murnei adalah lahan terbuka dan mendapat sinar matahari penuh.

0 komentar:

Poskan Komentar